Me Time, Seberapa Penting?

Jawabannya bisa dipastikan akan selalu sama bagi setiap ibu. PENTING. Yups, benar sekali mam me time menjadi sebuah aktivitas yang harus benar-benar dilakukan setelah sibuk dengan urusan rumah tangga dan anak. Melansir dari parentingindonesia, Natasha Rizky mengatakan jika setelah me time dirinya merasa benar-benar fresh dan menjadi sangat bahagia dalam mengurus anak. “Kalau anak-anak sudah tenang, artinya mereka sudah tidak membutuhkan bantuan dari ibunya, maka aku bisa santai. Biasanya aku manfaatin untuk main HP atau selipin untuk nonton.”

Nah, apa saja manfaat me time?

  1. Menjernihkan pikiran. Berbagai permasalahan mulai dari masalah anak, suami, pendidikan, keuangan, hubungan dengan orang sekitar termasuk keluarga dan orangtua dapat menjadi penyebab pikiran seseorang dapat menjadi kalut atau kacau. Otak kita dipakai untuk senantiasa berpikir untuk menyelesaikan hal-hal tersebut. Padahal, otak juga butuh beristirahat agar dapat berfungsi dengan baik
  2. Melatih kreativitas. Memberikan waktu untuk diri sendiri penting untuk memunculkan ide kreatif. Misalnya, mommies yang memiliki hobi menggambar, pergunakan me time untuk menggambar sendiri. Atau hobby memasak dapat juga digunakan untuk browsing resep makanan favorit, segera membuatnya dan siap melahapnya dalam sekejap setelahnya.
  3. Meningkatkan daya tahan tubuh. Dalam sebuah studi yang dilakukan di Amerika Serikat, me time ampuh untuk mengeluarkan emosi positif dalam tubuh. Orang yang memiliki emosi positif, berupa perasaan bahagia, berenergi, dan tenang cenderung lebih jarang terkena penyakit flu karena emosi positif membentuk imunitas secara alami. Apalagi di masa pandemi seperti sekarang ini, imun tubuh menjadi salah satu hal utama yang harus dijaga kan mams?
  4. Menurunkan resiko penyakit jantung. Ketika melakukan me time, tubuh menjadi lebih rileks. Tak hanya itu, tubuh juga mengeluarkan hormon serotonin yang membuat seseorang menjadi lebih bahagia. Ketika seseorang menjadi lebih bahagia, maka hal tersebut dapat mengurangi risiko terkena penyakit jantung .

Dalam studi yang dilakukan oleh European Heart Journal, seseorang yang memiliki perasaan bahagia akan mengalami penurunan risiko penyakit jantung hingga 22 persen.

Sumber. goodnewsfromindonesia.id

Yuk mams, manfaatkan me time terbaik kita masing-masing agar menjadi pribadi yang bahagia, lebih fresh, tenang dan tentunya siap menyambut tugas selanjutnya di rumah.

Tinggalkan Komentar